JoomlaLock.com All4Share.net
18 Lembaga TK di Merangin Ikuti Akreditasi
SUSUN : Para Kepala TK dan KB ketika menyusun Borang sebagai syarat akreditasi. Wahyuni Omega/Bangko Independent

 

MERANGIN – Proses persiapan akreditasi di Kabupaten Merangkin khusus pendidikan tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) terus berlanjut. Terlihat, 18 Kepala TK dari berbagai kecamatan semangat untuk mendapatkan salah satu asesor akreditasi di Merangin.

Salah satu tim asesor akreditasi di Merangin Tri Murti mengatakan sesuai dengan himbuan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)RI. Bahwa 750 lembaga di Provinsi Jambi harus terakreditasi. Dalam hal ini untuk Kabupaten Merangin 18 Lembaga masih dalam proses melengkapi data sekolah.

“Sudah tersebar bahwa setiap lembaga harus memiliki akreditasi. Untuk Merangin saat ini terhitung 18 lembaga yang masih dalam proses bimbingan untuk pengumpulan Borang, mulai dari daerah jangkat juga sudah melaksanakan,” jelasnya.

Selanjutnya, dalam akreditasi tersebut setiap lembaga harus memiliki 22 standar sesuai dengan pearaturan yang berlaku. Dalam standar tersebut pihaknya mengutamakan yakni kurikulum sekolah, apabila sekolah tidak memiliki kurikulum akan dianggap tidak layak.

    “Kuncinya sekolah untuk layak memiliki areditasi hanya satu, yaitu lembaga harus memiliki kurikulum yang jelas disamping data oprasional dan keabsahan lembaga. Buka hanya asal-asalan,” tegasnya.

Ditambahkan, Lembaga TK dan KB di Merangin mayoritas sudah memiliki langkah dan kurikulum yang benar untuk membangun pendidikan. Hanya saja pemahaman untuk mengisi standar yang berlaku masih belum bisa dipahami, sehingga banyak sekolah yang perlu dibimbing oleh para asesor.

    “Sebenarnya sudah banyak lembaga TK dan KB yang terpenuhi standarnya. Hanya saja mereka kurang paham akan bagian-bagianya, sehingga kita bombing dengan catatan tidak dibantu dalam pengisian,” ungkapnya.

Sistem dalam pendaftaran akreditasi saat ini dilakukan secara online dan manual. Karena belum semua lembaga bisa memahami pendaftaran akreditasi secara online. Pihaknya juga mengatakan tetapi kesempatan ini hanya berlaku sampai akhir bulan Februari 2018.

    “Bagi lembaga yang melakukan pendaftaran akreditasi pada bulan Februari ini diberi keringanan secara manual dan online, tetapi awal bulan Maret mendatang sudha diwajibkan secara online,” pungkasnya. (mg01)

 

Bagikan ke Medsos !