JoomlaLock.com All4Share.net
Limbah Disulap jadi APE
Patmawati/Wahyuni Omega/Bangko Independent

 

MERANGIN -  Siapa sangka, barang bekas pakai atau limbah dari pekerjaan sehari-hari bisa dimanfaatkan untuk sarana edukasi. Hal ini dibuktikan oleh TK Bintang Ceria. Memanfaatkan limbah, pihak TK Bintang Ceria memiliki Alat Peraga Edukatif (APE).

Kepala TK Bintang Ceria, Patmawati mengatakan pemanfaatan limbah ini selain menunjukan kreativitas juga bisa dimanfaatkan sebagai pembelajaran. Sehingga di TK Bintang Ceria, peserta didik sudah menggunakan APE dari bahan limbah untuk dijadikan APE.

"Kita banyak manfaatkan bahan limbah dijadikan APE.  Baik dari botol plastik bekas, kardus, tutup botol," jelasnya. 

Pasalnya, pembuatan APE dengan bahan limbah tidak sulit dilakukan. Pihaknya hanya membutuhkan kreativitas dan bahan yang sederhana atau mudah didapatkan. Seperti kardus yang dimanfaatkan untuk pembelajaran peserta didik mengetahui tinggi rendahnya permukaan. "Pembuatan ya sangat mudah, hanya kita butuh kreatif dan melihat sesuai kebutuhan dan ditambahkan warna sehingga lebih menarik perhatian peserta didik," tutur Patmawati. 

Dijelaskan, pihak sekolah memanfaatkan bahan limbah disekitarannya karena APE yang dimiliki tidak mencukupi. Pada dasarnya untuk mencapai pendidikan yang berkualitas sarana sekolah harus memadai. "Karena APE yang kita miliki belum cukup dan belum sebanding dengan jumlah peserta didik," ungkapnya. 

Ditambahkan, seperti jumlah APE Balok hanya 20 persen. Peserta  didik TK Bintang Ceria berjumlah 20 anak. Dari hal ini APE yang ada belum bisa dikatakan memadai.  "Jumlah balok dengan peserta didik belum memadai. Padahal satu peserta didik maksimal memegang 100 balok untuk belajar," tegasnya. (mg01) 

 

Bagikan ke Medsos !