JoomlaLock.com All4Share.net
77 Lulusan Kemenkumham Terima SK CPNS
BAHAGIA : Raut bahagia terpancar di wajah para mereka yang menerima SK CPNS. Senin (12/2) Walikota Jambi SY Fasha langsung menyerahkan SK tersebut. Rendi Lahara/Jambi Independent

 

JAMBI-Sebanyak 77 CPNS Kemenkumham Wilayah Jambi menerima SK CPNS yang diserahkan langsung oleh Walikota Jambi Syarif Fasha di rumah dinas Senin (12/2). Dikatakan Walikota Jambi Syarif Fasha bahwa dengan diperolehnya SK CPNS tersebut, maka diharapkan bagi para CPNS bisa bekerja dengan maksimal.

“Apalagi sebagian besar bekerja di lapas, yang cukup rentan pekerjaannya. Sehingga diharapkan bisa bekerja dengan baik,"bebernya pada saat penyerahan surat keputusan calon Pegawai Negeri Sipil tahun 2017 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi.

Sementara itu menurut Kakanwil Kemenkumham Jambi Bambang Palasara bahwa ada sebanyak 404 yang lulus CPNS Kemenkumham Provinsi Jambi. Angka tersebut berasal dari peserta yang mendaftar dari SLTA 18.000 pendaftar dan sarjana 4016 pendaftar. "Dari ribuan peserta ada 404 yang lulus CPNS untuk Provinsi Jambi. Sedangkan khusus untuk kota Jambi ada 77 CPNS,"bebernya.

Untuk CPNS yang lulus dari Kota Jmabi sebanyak 60 CPNS akan ditugaskan di Lapas Jambi, delapan di kantor imigrasi dan sembilan di Bapas Jambi. "Jadi keseluruhannya adalah 77 cpns. Status mereka masih CPNS, belum menjadi PNS. Sehingga untuk satu tahun kedepan mereka masih dinilai baik kedisipilinan, sikap dan lainnya,"bebernya. 

Bambang menambahkan untuk 2018,Kemenkumham masih akan menerima CPNS.  Berdasarkan hasil rapat bersama Kemenkumham, dikatakan Bambang secara keseluruhan akan menerima 5.000 hingga 10.000 CPNS untuk bekerja di wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

"Itu jumlah secara keseluruhan secara nasional. Namun kalau untuk khusus kota Jambi belum diketahui jumlah pastinya,"bebernya.

Bambang mengatakan bahwa saat ini jumlah petugas lapas masih kurang. Meskipun sudah ada penerimaan di tahun 2017. "Sebenarnya yang ideal itu jumlah antara petugas lapas dan warga  binaan 1 : 20. Saat ini masih 1 : 100. Sehingga kita masih membutuhkan banyak petugas lainnya,"bebernya. (Viz)

 

Bagikan ke Medsos !