JoomlaLock.com All4Share.net
Puluhan Kendaran Dinas Segera Dilelang
MOBNAS : Beberapa mobil dinas dari hasil penarikan mulai dari jenis Minibus dan kendaraan roda dua saat ini sudah tersusun rapi dibelakang kantor Bupati dan di depan kantor dinas PU Tanjabba RIAN MUIZ/JAMBI INDEPENDENT

 

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dalam waktu dekat bakal melelang belasan kendaraan Dinasnya yang dnilai sudah cukup lama terparkir setelah ditarik dari Dinas lingkupan Pemkab Tanjung Jabung Barat. "Adapun kendaraan dinas yang bakal kita lelang tersebut, berupa Mobil sebanyak 21 unit, motor 23 unit," kata Triyono Kabid aset Pemkab Tanjab Barat.

Lanjutnya, belasan kendaraan Dinas tersebut, seperti mobil jenis Minibus dan kendaraan roda dua saat ini sudah tersusun rapi dibelakang kantor Bupati dan di depan kantor dinas PU Tanjab Barat. Triyono pun menjelaskan, sebelum proses lelang dilaksanakan, Pemkab menunggu Tim Penilai dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Lelang (KPKNL) Jambi. "Insyaallah dalam minggu ini tim penilai KPKNL akan datang untuk menilai terlebih dahulu. Karena mereka yang lebih tahu melihat kondisi berapa nilai harga jual kendaraan tersebut per-unitnya. Pemkab dalam hal ini hanya mengusulkan kan saja. Yang menilai tentu mereka lah," ucapnya.

Terakhir Triyono menjelaskan, pelelangan belasan aset berupa kendaraan roda empat eks mobil Dinas kendaraan roda empat sudah terdata dipengelolaan barang, dan siap dilelang. Sebelum tim KPKNL menilai nantinya, pihaknya juga meminta Dinas Perhubungan untuk melakukan cek fisik kendaraan sebagai salah satu persyaratan lelang dari Mendagri. "Setelah dilakukan cek fisik oleh perhubungan dan prosesnya, baru bisa dibuka lelang secara umum," kata dia.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa kedepannya sistem pelelangan aset ada perbedaan dibanding sebelumnya. Jika sebelumnya menggunakan sistem satuan, dan kedepan akan dipertimbangkan untuk menggunakan sistem paket. "Kalau sistim satuan, kendaraan yang kategori jelek atau rusak parah tidak ada peminat, untuk itu kedepan akan kita upayakan sistim paket. Jadi kalau sistem paket yang jelek akan digabungkan satu paket dengan yang masih bagus sehingga secara otomatis akan terbeli semua," terangnya. Sebagai persyaratan, untuk mengikuti lelang harus menyetor uang jaminan maksimal 30 persen dari harga barang yang akan dilelang. (muz/ano)

 

Bagikan ke Medsos !