JoomlaLock.com All4Share.net

master kop web

WEB M Alharis revisi

Touke Karet Dirampok
ist

 

BATANGHARI – Munawar (60) warga Desa Terusan Terusan Rt 7 Rw 04, kemarin (10/8) harus dilarikan ke RSUD Bulian guna mendapatkan perawatan intensif. Pasalnya, korban mengalami luka cukup serius akibat sabetan Senjata Tajam (Sajam) sekitar 09.30.

Sabetan Sajam tersebut dilakukan oleh orang yang tidak dikenali korban. Informasi yang dihimpun peristiwa ini terjadi

di Dusun Sialang Pungguk Desa Singoan Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari. Sekitar pukul 09.00, korban yang merupakan touke karet ini pamit dari rumahnya sekitar pukul 09.00. Saat itu ia pergi sendiri mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo dengan tujuan membeli getah karet di timbangan getah di Dusun Sialang Pungguk Desa Singoan.

Dikarenakan akan membeli getah, korban ternyata juga membawa uang Rp 20 Juta yang diletakan pada tas selempang yang dikenakannya. Sesampainya di jalanan sepi Dusun Sialang, tiba-tiba korban dipukul dari belakang menggunakan kayu. Akibatnya korban yang masih mengendarai sepeda motor langsung tersungkur. Melihat korban tersungkur, pelaku langsung menganiaya korban. Meski sempat melawan, namun korban tumbang setelah pelaku menyabet korban dengan Senjata Tajam. Pelaku langsung mengambil tas berisi uang yang dibawa korban.

Salah satu anggota keluarga korban Zalmisah menyebutkan, saat itu korban melintas di jalan sepi. Kemudian motor korban  dipepet oleh dua motor jenis Megapro dan Honda Supra. Dugaan pelaku berjumlah tiga orang dengan salah satu ciri pelaku berbadan gemuk.

"Bapak (korban,red) tadi sempat bilang seperti itu ciri-cirinya," ujarnya.

Keluarga korban baru mengetahui kejadian tersebut, setelah salah satu pedagang masuk ke desa mengatakan ada korban perampokan. Lokasi kejadian tersebut lebih dekat dengan kawasan PT Indo Sawit.

"Jarak lokasi kejadian dengan rumah cukup jauh kurang lebih mencapai 27 KM. Tapi sudah dekat dengan tujuan bapak tuk beli getah," sebutnya.

Beruntung, nyawa korban masih bisa diselamatkan. Saat ini korban masih terbaring lemas dan mendapatkan perawatan intensif di RSUD Bulian. Aparat kepolisian juga tampak memintai sejumlah keterangan dari pihak keluarga korban.

Sementara itu, Kapolsek Muara Bulian Iptu Firdaus yang pada saat itu berada di rumah sakit belum bisa memberikan banyak komentar. Dirinya mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Anggota kita dibantu pihak Reskrim Polres sedang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Nanti akan kita infokan lagi perkembangannya," tandas Kapolsek. (fri) 

 

Bagikan ke Medsos !

bannerbaru

news stikes 01

undhari news