JoomlaLock.com All4Share.net

master kop web

WEB M Alharis revisi

Remaja Nyambi Bandar Narkoba
DIAMANKAN : Pelaku pengedar Narkotika jenis Sabu ketika dimintai keterangan di Mapolres Merangi. /Ist

 

BANGKO - Jajaran Satres Narkoba Polres Merangin kembali berhasil mengamankan satu dari dua pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu – Sabu di Desa Mampun Kecamatan Tabir. Pelaku dibekuk pada Rabu(9/8) sekitar pukul 17.00 ketika berada di kawasan PDAM Desa Mampun.

Penangkapan remaja yang nyambi bandar Narkoba ini berkat informasi masyarakat. Dimana pada wilayah Desa Mampun sering terjadi transaksi Narkotika. Setelah melakukan penyelidikan, anggota Satres Narkoba melihat ada seseorang laki – laki yang mencurikan berada dipinggir PDAM Desa Mampun.

Selanjutnya, polisi langsung mengamankan pelaku yang diketahui bernama Fahmi (19) warga Desa Mampun Kecamatan Tabir. Selain itu dari penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan satu paket kecil Narkotika jenis sabu – sabu dengan berat 0,38 Gram. Usai menemukan barang bukti Narkotika itu tersangka langsung dibawa ke Polres Merangin. Ketika diperiksa lebih lanjut tersangka menyebutkan jikaNnarkotika itu diperoleh dari seorang bandar besar di wilayah Tabir.

Setelah mendapatkan informasi, polisi langsung bergerak cepat. Namun rupanya kedatangan aparat terlebih dahulu diketahui pelaku. Dan pelaku lebih dahulu melarikan diri.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoto melalui Paur Humas Ipda Echo Sitorus membenarkan jika anggota Satres Narkoba menangkap pelaku penyalahgunaan Narkotika. “Pelaku ditangkap saat berada di Desa Mampun dan ingin bertransaksi dengan pembelinya. Namun saat kami tangkap pelaku hanya seorang diri, dan didapati barang bukti Narkotika jenis Sabu dengan berat 0,38 Gram,” ucap Sitorus, kemarin (10/8).

Selain itu Sitorus juga menjelaskan jika untuk target operasi ada dua orang. Namunn satu orang lainya berhasil kabur ketika hendak dilakukan penangkapan.

“Untuk bandar besarnya berhasil melarikan diri. Kita hanya mengamankan anak buahnya saja. Untuk pelaku kita jerat dengan pasal 114 dan 112 Undang – Undang RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman penjara di atas lima tahun,” tutupnya. (zak/din)

 

Bagikan ke Medsos !

bannerbaru

news stikes 01

undhari news