JoomlaLock.com All4Share.net

master kop web

WEB M Alharis revisi

Lima Pria Diserahkan ke BNN
PERIKSA : Polisi ketika melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung di lokasi hiburan malam./Jambi Independent

 

JAMBI – Lima orang yang diamankan dalam razia Polresta Jambi Minggu (6/8) lalu, telah menjalani pemeriksaan. Dari tes urine, hasilnya positif. “Kita serahkan ke BNN Kota Jambi,” kata Kasatresnarkoba Polresta Jambi Kompol Eko Hernianto, saat dikonfirmasi Kamis (10/8).

Ini karena mereka hanya pengguna. Selain itu kata dia, tak ditemukan barang bukti saat diamankan. Kelima orang itu diamankan saat polisi menyisir tempat-tempat hiburan malam dan kawasan Pulau Pandan, di Kota Jambi.

Sebelumnya, polisi menyisir kawasan Pulau Pandan, Kecamatan Telanaipura. Di sana, puluhan alat hisap sabu alias bong, ditemukan dari sebuah rumah.

Polisi juga beberapa kali sempat mengeluarkan tembakan peringatan, terhadap beberapa orang yang sempat melarikan diri. Ada juga yang mengendarai sepeda motor Yamaha RX King, langsung tancap gas.

“Dor... dor,” suara letusan senjata polisi menggema, tapi tak dihiraukan pria tersebut.

Di dalam sebuah pondok kosong, petugas menemukan bong. Di sana juga ada plastik bening, yang diduga bekas menyimpan sabu. Kasatresnarkoba Polresta Jambi Kompol Eko Saputro, yang juga turun langsung dalam operasi itu, mengatakan kemungkinan besar di pondok itu sebelumnya banyak yang sedang mengonsumsi sabu.

Pondok itu pun lantas dihancurkan. Tak lama, polisi mengamankan seorang pria, yang diduga baru saja mengonsumsi sabu. Pria yang mengaku bernama Budi itu, diamankan saat sedang sembunyi di kamar mandi rumah warga. Saat ditemukan, dia mengaku kalau itu adalah rumah keluarganya.

Polisi tak mau percaya begitu saja. Pemilik rumah lantas dibangunkan. Saat dikroscek, rupanya pemilik rumah tak kenal dengan Budi.

Pasrah, Budi pun mengaku baru saja mengonsumsi sabu paket Rp 100 ribu. Penyisiran kembali dilakukan sekira pukul 02.00. Di sana, aparat menemukan beberapa bong, di sebuah rumah.

Saat dimasuki, rumah itu tak ada orang lagi. Tiap ruangan dimasuki. Isinya puluhan bong dan botol miras berserakan.

Sebelumnya, tepat pukul 00.00, rombongan yang dipimpin Eko itu, merazia sejumlah tempat hiburan malam. Tempat pertama yang didatangai adalah karaoke di kawasan Selincah.

Di sana, petugas mengecek izin minol tempat itu, sembari memeriksa para pengunjung. Di tempat itu, polisi mengamankan beberapa botol miras, yang diduga tak memiliki izin. (rib)

 

Bagikan ke Medsos !

bannerbaru

news stikes 01

undhari news