JoomlaLock.com All4Share.net
Kasus Korupsi Aur Duri Dibidik

 

MERANGIN-Menindak lanjuti laporan masyarakat terkait penyalahgunaan Dana Desa tahun 2016 di Desa Aur Duri,diam-diam Polres Merangin telah menyelidiki kasus dugaan korupsi tersebut.

Dalam penyelidikan dugaan penyimpangan dana desa itu, Tim Unit Tipikor Satreskrim Polres Merangin setidaknya sudah memeriksa 10 saksi. Dimana 10 saksi itu merupakan perangkat-perangkat desa Aur Duri.

Namun sudah hampir seluruh perangkat desa yang telah diperiksa,pihak kepolisian kesulitan memeriksa Kepala Desa Aur Duri Muhammad Rifyawan. Pasalnya, sudah beberapa kali penyidik Unit Tipikor memanggil sang Kades. Namun yang bersangkutan selalu berdalih dan mangkir untuk memenuhi panggilan penyidik.

Dari informasi yang dihimpun,kasus dugaan korupsi dana desa Aur Duri tahun 2016 meliputi pembangunan yang ada di desa tersebut. Dimana dugaan kuat ada SPJ fiktif yang dibuat untuk laporan akhir pembangunan.Dan dari hasil penghitungan sementara,kasus dugaan korupsi dana desa Aur Duri tersebut mencapai ratusan juta. Namun hasil tersebut hanya bersifat sementaradan pihak kepolisian masih menunggu hasil audit BPKP Jambi.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Mutaqqinmembenarkan jika ada dugaan korupsi dana desa yang sedang ditangani Unit Tipikor.

“Sampai saat ini masih sepuluh saksi yang sudah diperiksa. Dan tidak menutup kemungkinan masih ada saksi-saksi lain yang akan diperiksa secara bertahap,”jelas AKP Sandi,Senin(12/2).

Selain itu, Sandi menjelaskan,untuk Kades Aur Duri sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan. Sebab setiap dilakukan pemanggilan, sang Kades selalu berdalih dengan berbagai alasan.

“Surat pemanggilan sebagai saksi kepada Kades Aur Duri sudah kita layangkan. Namun yang bersangkutan tidak mau memenuhi panggilan penyidik. Dan malah berlindung dibalik salah satu kadidat calon Bupati Merangin,”tutupnya.(zak)

 

Bagikan ke Medsos !