JoomlaLock.com All4Share.net
Eksavator PETI Dibakar
DIBAKAR : Warga tampak usai membakar satu alat berat jenis Eksavator yang melakukan aktivitas PETI di wilayah Hutan Adat Desa Baru. Tidak ada korban jiwa dalam aksi massa ini.

 

MERANGIN– Aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Pangkalan Jambu, mulai menimbulkan reaksi masyarakat. Buktinya, ratusan masyarakat dari Desa Baru membakar satu unit eksavator PETI yang beraktivitas dan merambah ke hutan adat Desa Baru.

Informasi yang dihimpun,satu alat berat jenis Eksavator itu milik Iton(45)warga Desa Bukit Perentak,Kecamatan Pangkalan Jambu. Aksi pembakaran tersebut lantaran warga tidak terima hutan adat di desa mereka dijadikan sebagai lahan untuk mencari emas illegal.

Alhasil Sekitar pukul 11.30,Kamis(8/2)ratusan warga dari Desa Baru langsung mendatangi lokasi keberadaan Eksavator tersebut bekerja mencari emas illegal. Tiba di lokasi,massa yang sudah emosi langsung membakar eksavator yang digunakan untuk PETI.

Namun beruntung,saat ratusan massa membakar alat berat,pemilik alat berat langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Puas membakar alat berat,ratusan massa langsung pulang ke desa mereka.

Kapolres Merangin AKBP I Akade Utama Wijaya melalui Kapolsek Sungai Manau IPTU Didih Engkasmembenarkan adanya pembakaran alat berat untuk PETI yang dilakukan warga.

“Warga sudah resah dengan maraknya aktifitas PETI di wilayah hutan ada mereka. Sangking kesalnya akhirnya warga membakar alat berat tersebut,”jelas Didih Engkas,Kamis(8/2).

Kapolsek menjelaskan,memang untuk aktifitas PETI diwilayahnya masih ada. Namun tidak seperti dulu lagi.

“Untuk saat ini satu atau dua alat memang masih ada di wilayah saya, Namun untuk memberantasnya kita selalu terbentur dengan warga yang selalu mendukung aktifitas PETI. Namun kita selalu menghimbau bahaya dengan adanya aktifitas PETI,”tutupnya.(zak)

 

Bagikan ke Medsos !