JoomlaLock.com All4Share.net

master kop web

WEB M Alharis revisi

Mayat Nyangkut Dijaring
TEMUKAN : Polisi ketika melakukan identifikasi TKP tempat penemuan jasad Gunawan. Korban ditemukan tewas tersangkut dijaring ikan yang dipasangnya sendiri di Sungai Mentenang./Ist

 

BANGKO - Warga Kecamatan Jangkat kemarin (10/8) dihebohkan dengan penemuan mayat laki – laki. Mayat tersebut tersangkut dijaring ikan milik warga yang berada di Sungai Mentenang Dusun Koto Jayo Desa Pulau Tengah.

Diketahui, ternyata mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut bernama Gunawan (28). Hal itu diketahui dari istri korban. Sejak pagi, diakui istri korban suaminya Gunawan, pamit sekitar pukul 06.00 untuk pergi menjala ikan di Sungai Mentenang. Namun hingga pukul 11.00, ia mulai curiga lantaran suaminya tak pulang-pulang. Padahal biasanya suaminya sudah pulang sekitar pukul 09.00.

Merasa curiga, istri korbanpun mencoba menyusul suaminya ke sungai. Ketika tiba di tepi sungai, ia hanya menemukan pakaian milik suaminya. Sementara itu, ia tidak melihat keberadaan suaminya. Penasaran, ia pun kembali ke rumah untuk meminta bantuan kepada warga untuk mencari suaminya.

Selanjutnya, warga dan istri korban langsung mencari korban di sekitar sungai. Alangkah terkejutnya warga ketika bersama-sama menari jaring ikan yang dipasang oleh korban. Sebab korban ditemukan tersangkut pada jaring ikan yang dipasangnya sendiri didalam sungai. Ketika ditemukan, korban ternyata sudah meninggal dunia. Selanjutnya langsung dibawa ke rumah duka.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro melalui Kasat Reskrim AKP Al Hajad membenarkan jika ada temuan mayat di Kecamatan Jangkat.

"Korban ditemukan oleh warga bersama istrinya. Saat itu tubuh korban tersangkut dijala ikan milik korban sendiri. Dan kini jasad korban sudah dibawa ke rumah duka," terang Al Hajad, kemarin (10/8).

Kasat juga menjelaskan untuk saat ini dirinya belum bisa memastikan apakah korban tewas tenggelam atau ada motif lainnya. Sebab pemeriksaan masih dilakukan oleh anggota Polsek Jangkat.

"Untuk visum sudah kita lakukan. Namun belum ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kita lihat saja hasil penyelidikan anggota kita di lapangan," tutupnya. (zak/din)

 

Bagikan ke Medsos !

bannerbaru

news stikes 01

undhari news