JoomlaLock.com All4Share.net

master kop web

WEB M Alharis revisi

HUT SAROLANGUN 18

8 Perusahaan  Terlibat Konflik
Ist

 

Muarabungo - dari sekian banyak perusahaan di Kabupaten Bungo terdapat 8 perusahaan dinilai bermasalah.  Sebab perusahaan itu pernah terlibat konfilik dengan masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan.

Perusahaan tersebut yakni PT Citra Sawit Harum (CSH) di Kecamatan Pelepat, PT Daya Bara Nusantara (Dabara ) di Kecamatan Rantau Pandan, PT Bina Mitra Makmur (BBM) di Kecamatan Bathin II Bebeko, PT Satya Kisma Usaha (SKU) Kecamatan Tanah Sepenggal, PT Star Rubber di Jujuhan.  Sementara tiga perusahaan lainnya berada di Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, yaitu PT Sukses Maju Abadi (SMA), PT Mitra Tata Lestari (MTL) dan PT Tidar Kerinci Agung (TKA).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bungo, Indones melalui Kabid Kewaspadaan Nasional Sri Aslina mengatakan selama tahun 2017 ini terdapat 8 perusahaan yang konflik dengan masyarakat.  

“Permasalahannya ketidak puasan masyarakat terhadap perusahaan. Seperti malah CSR dan dampak lingkungan,” ujar Sri Aslina.
Dijelaskan Sri Aslina, PT CSH selaku perusahaan perkebunan sawit di Pelepat bermasalah dengan Koperasi Baru di Kecamatan Pelepat yang meliputi beberapa dusun,  Dusun Baru Pelepat, Dusun Batu Kerbau dan Dusun Rantau Keloyang.

Penyebabnya sosialisasi awal terlalu tinggi yaitu Rp400 ribu per hektar. Hal ini menimbulkan perbandingan bagi petani bahwa kenyataan hasil yang mereka terima sangat kecil dan jauh dari asumsi tersebut.

“SDM koperasi kurang profesional dalam mengelola koperasi dan kurangnya koordinasi dengan pihak perusahaan sehingga menyebabkan setiap persoalan yang timbul tidak dapat dijelaskan oleh pihak koperasi,” kata Sri.

PT BMM di Kecamatan Bathin II Bebeko adalah masalah Corporate Social Responsibility (CSR). Sebab masyarakat Dusun Bebeko, Masyarakat Dusun Simpang Bebeko, Dusun Simpang Sepunggur dan Dusun Sepunggur mengaku CSR yang dikeluarkan perusahaan sangat sedikit.  Untuk PT SKU dan PT SMA permasalahannya adalah pemeliharaan jalan lingkungan yang dilewati angkutan buah oleh pihak perusahaan. Sebab jalan yang rusak tak diperbaiki. Ketidakpuasan itu masyarakat memblokir jalan.

PT MTL bermasalah dengan pemilik lahan. Pembagian dan realisasi dana talangan untuk masyarakat tidak transparan. Sementara PT TKA dituduh menyerobot lahan masyarakat, sehingga masyarakat menuntut untuk ganti rugi. Selain perkebunan sawit, perusahaan pertambangan batu bara juga bermasalah dengan masyarakat. Yaitu PT Daya bara Nusantara (Dabara). Mereka bermasalah dengan masyarakat Rantau Pandan.  Penyebabnya masyarakat meminta agar dilakukan reklamasi pasca tambang.

“Ketidakpuasan masyarakat terhadap PT Dabara sehingga berujung aksi unjuk rasa,” katanya. Serta PT Star Rubben penampungan karet di Jujuhan terdapat dua permasalahan, yaitu sedikitnya putra daerah yang  diperkerjakan. Selain itu CRS yang dikeluarkan pihak perusahaan juga sedikit sehingga masyarakat unjuk rasa. (run)

 

Bagikan ke Medsos !

bannerbaru

adidas yeezy boost 350 v2 copper yeezy boost 350 v2 red copper green adidas yeezy boost 350 v2 colorways launch confirmed app today 4pm adidas yeezy boost 350 v2 adidas yeezy boost 350 v2 white detailed look adidas yeezy boost 350 v2 zebra adidas yeezy boost 350 v2 adidas yeezy boost 350 v2 black red release date update adidas yeezy boost 350 v2 black red adidas yeezy boost 350 v2 black friday 2016 adidas yeezy boost 350 v2 black copper yeezy boost 350 v2 black copper by1605 where to buy adidas yeezy 350 boost v2 black copper red green adidas yeezy boost 350 v2 black red new images adidas yeezy boost 350 v2 black red adidas yeezy boost 350 v2 black red where to buy adidas yeezy boost 350 v2 blackred adidas yeezy boost 350 v2 black red bred release date black red yeezy boost 350 v2 adidas yeezy 350 boost v2 glow in the dark