JoomlaLock.com All4Share.net
Pertamina Dikritisi DPR Soal Keberadaan Premium, Ini Pembelaan Luhut
Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan (Dok. JawaPos.com)

 

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan melakukan pembelaan atas tudingan ke PT Pertamina (Persero). Beberapa waktu lalu, BUMN migas itu dikritik DPR karena dianggap menghilangkan BBM jenis premium di sejumlah SPBU.

Luhut pun membantah langkah itu merupakan upaya pemerintah dalam menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan akan BBM. Dirinya juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan Pertamina guna mengalihkan pembelian Premium ke Pertamax.

"Enggak juga lah, masa pemerintah nyusahin rakyatnya," kata Luhut di kantornya, Jakarta, Selasa (6/2).

Dispenser SPBU

Dispenser SPBU (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

Malahan, lanjut Luhut, pemerintah selalu memberikan upaya terbaik dalam menyediakan kebutuhan akan energi fosil. Salah satu yang dilakukan adalah dengan tidak menaikkan harga BBM jenis Premium dan Solar hingga Maret 2018 mendatang.

Padahal, saat ini harga minyak dunia tengah melambung tinggi. "Pemerintah selalu membuat sebaik mungkin agar masyarakat happy," terangnya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempertanyakan komitmen PT Pertamina (Persero) perihal ketersediaan bensin Premium yang mulai hilang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kejadian itu pun dianggap sebagai upaya perseroan dalam menghilangkan BBM bersubsidi.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijana menilai Pertamina menghilangkan bensin Premium secara sembunyi-sembunyi. Padahal, jika BUMN migas itu berniat menghilangkan Premium, maka harus memberi pengumuman sebelumnya pada masyarakat.

"Tidak pernah declare kepada masyarakat policy daripada Premium itu. Ini kan main petak umpet bapak ini," kata Azam.

(ce1/hap/JPC)

 

Bagikan ke Medsos !