JoomlaLock.com All4Share.net
Pembangunan Desa Belum Berjalan
Pembangunan Desa Belum Berjalan

 

Hingga memasuki bulan kedua pertengahan di tahun 2018, proses pembangunan fisik di Kabupaten Batanghari belum berjalan sama sekali. Pasalnya, pembangunan fisik dengan menggunakan Dana Desa (DD) harus sesuai dengan Peraturan Bupati Batanghari tentang pengolahan uang Desa. Yang hingga hingga saat ini belum keluar, sehingga Desa-Desa masih menunggu.  Meski demikian, beberapa desa sudah menyiapkan program-program yang akan dilaksanakn pada tahun 2018 ini.

Kepala Desa Tenam Damanhuri melalui, Sekretaris Desa Apriono mengatakan, saat ini pihak masih menunggu Perbup Batanghari untk melaksankan program-program tersebut. Desa Tenam Kecamatan Muara Bulian, yang mana pada tahun 2018 ini memiliki beberapa program pembangunan fisik diantaranya pembukaan dan pengerasan jalan usaha tani, pembangunan DTA, Sumur Bor, serta pembangunan PAUD.  “Jalan usaha tani itu panjangnya sekitar 2,5 kilometer yang berada di RT 05. Kemudian beberapa gedung sekolah DTA dan Paud serta Sumur bor, untuk anggarannya itu sekitar ratusan juta. Belum kita mulai tapi, karena masih menunggu perbup nya untuk melaksanakan program itu” sebut Apriono.

Tak hanya itu, pada tahun 2018 ini Desa Tenam mengalami peningkatan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dari tahun sebelumnya. Yang mana DD pada tahun 2017 berjumlah Rp. 817.424.305 dan naik menjadi Rp. 830.939.599 2018. Semnetara untuk ADD pada tahun 2017 berjumlah Rp. 685.509.864 dan naik menjadi Rp.801.885.271 pada tahun 2018. “Hal ini tertuang pada Peraturan Bupati Batanghari nomor 16 tahun 2018 tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa setiap desa di kabupaten Batanghari tahun anggaran 2018 serta Perbup nomor 17 tahun 2018 alokasi dana desa kabuaten Batanghari angharan 2018,” pungkas Apriono.

Masih menunggunya Desa dalam memulai pembangunan fisik dialami semua Desa di Kabupaten Batanghari. Salah satu Kades yang enggan namanya disebutkan mengatakan sedikit khawatir jika hingga akhir bulan dua belum juga turun Perbub yang mengatur pengelolaan uang Desa. “Khawtirnya nanti tidak terkejar semua program yang sudah dibuat dan dirancang. Kalau terlambatkan sulit nantinya, apalagi program kami cukup banyak. Semoga saja dalam waktu dekat bisa segera dimulai,” ujar salah satu Kades Batanghari. (Zen/ano)

 

Bagikan ke Medsos !